By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
INTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COM
  • Home
    • Home 2
    • Home 3Hot
    • Home 4
    • Home 5New
  • Economy
    Economy
    Show More
    Top News
    Latest News
  • World
    WorldShow More
  • Us Today
    Us TodayShow More
  • Pages
    • 404 Page
    • Search Page
  • Join Us
Reading: Kuliah Umum Meneladani Kepemimpinan Jenderal Soedirman di Era Generasi Digital
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COM
  • Us Today
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
  • Politics
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Us Today
    • World
    • Economy
    • Industry
    • Business
    • Politics
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
INTISARIMAJALAH.COM > Blog > Berita > Kuliah Umum Meneladani Kepemimpinan Jenderal Soedirman di Era Generasi Digital
BeritaTokohTrendviral

Kuliah Umum Meneladani Kepemimpinan Jenderal Soedirman di Era Generasi Digital

Redaksi
Last updated: 18/04/2026 09:20
By Redaksi
3 Min Read
Share
Ganang P Soedirman cucu Jenderal Soedirman, Panglima Besar TNI pertama
SHARE

intisarimajalah.com/ — Jejak Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia pertama di Era Digital

Di sebuah jelang siang, yang masih menyisakan sisa-sisa embun, Auditorium BTI Gedung Jenderal Soedirman di kampus Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta mulai dipadati mahasiswa. Jumat, 17 April 2026, ruang di lantai empat itu menjadi tempat bertemunya sejarah dan masa depan.

Ganang P. Soedirman—cucu dari Jenderal Soedirman—berdiri di podium, membawa satu gagasan yang terdengar klasik sekaligus mendesak: bagaimana meneladani kepemimpinan sang panglima dalam lanskap generasi digital.

Kuliah umum yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi bersama UPN “Veteran” Jakarta. Namun, yang mengemuka bukan sekadar seremoni akademik.

Ganang mengajak audiens menengok kembali sosok Soedirman bukan sebagai figur patung sejarah, melainkan sebagai energi moral yang hidup.

“Yang kita warisi bukan hanya kisah perang gerilya,” ujarnya, “tetapi keberanian untuk bersikap muda—bahkan radikal—dalam arti berpikir dan bertindak demi bangsa.”

Di tengah derasnya arus teknologi, kata Ganang, generasi muda menghadapi tantangan yang berbeda, tetapi esensinya serupa: panggilan untuk berbakti.

Jika pada 1945 tokoh-tokoh seperti Soekarno, Mohammad Hatta, dan Agus Salim menjawab sejarah dengan keberanian politik, maka generasi hari ini dituntut menjawabnya dengan kecakapan digital, integritas, dan keberpihakan pada kepentingan publik.

Ganang menekankan pentingnya “jiwa muda Soedirman”—sebuah sikap yang tidak tunduk pada keadaan, melainkan membentuk keadaan.

Cucu dari Jenderal Soedirman ini mengingatkan bahwa sejarah memiliki kecenderungan berulang, tetapi selalu dalam wajah yang berbeda.

Di sinilah, menurutnya, momentum menuju Indonesia Emas 2045 menjadi relevan. “Tahun 2045 adalah milik kalian,” katanya kepada para mahasiswa. “Tanggung jawab itu tidak bisa diwariskan begitu saja. Ia harus dijawab, seperti para pendiri bangsa menjawab zamannya.”

Kuliah itu ditutup tanpa gegap gempita. Hanya tepuk tangan panjang dan, mungkin, sedikit kegelisahan yang tertinggal di benak peserta. Sebab pesan yang disampaikan terasa sederhana, tetapi tidak ringan: tantangan akan selalu ada, dan sejarah tidak pernah menunggu mereka yang ragu.

Di luar gedung Universitas Pembangunan Nasional veteran Jakarta, hari sudah beranjak siang. Namun, bagi sebagian mahasiswa yang hadir, barangkali ada sesuatu yang baru saja dimulai.

Klik juga: https://www.hariankami.com/profile-kami/23617011259/cucu-dari-jenderal-soedirman-beri-kuliah-umum-di-univeristas-pembangunan-nasional-jakarta

 

You Might Also Like

Diskusi Meja Bundar Presiden Prabowo Dengan Jurnalis, Pengamat dan Pakar Bahas Apa?
SMAN 1 Pontianak Sampaikan Permohonan Maaf Ke Publik Atas Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar
Ulta Levenia Masuk ke BAKOM RI: Dari Medan Konflik ke Ruang Kendali Informasi Negara
Hercules dan Maruarar Sirait Berdebat soal Lahan Tanah Abang untuk Rusun Rakyat
Undang Mantan Presiden hingga Eks Menlu, Prabowo Dengar Masukan Terkait Situasi Geopolitik Terkini
TAGGED:#GanangSudirmancucuPanglimaBesarTNI
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Kuliner Jakarta Ini 5 Pilihan Lokasi Kuliner yang Wajib Dikunjungi di Jakarta untuk Pecinta Makan
Next Article AkalSuluh Jadi Media Peter F. Gontha Di Tengah Riuh Podcast Digital

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Bullying
ETIKET: Adab Berkata-kata Ada Atasan, Ada Bawahan
Budaya
Dari Brankas Dua Meter Cafe de’Clan: Jejak ASABRI, Batu Bara, Krakatau Steel, hingga Bayang-Bayang Konflik Aparat
Hukum
HP Hilang atau Dicuri? Jangan Panik, Begini Cara Mengamankan WhatsApp Agar Tidak Disalahgunakan
Ekonomi
Yusril Ihza Mahendra: Ketika Politik Bertemu Filsafat
Tokoh
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?