By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
INTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COM
  • Home
    • Home 2
    • Home 3Hot
    • Home 4
    • Home 5New
  • Economy
    Economy
    Show More
    Top News
    Latest News
  • World
    WorldShow More
  • Us Today
    Us TodayShow More
  • Pages
    • 404 Page
    • Search Page
  • Join Us
Reading: SMAN 1 Pontianak Sampaikan Permohonan Maaf Ke Publik Atas Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COM
  • Us Today
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
  • Politics
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Us Today
    • World
    • Economy
    • Industry
    • Business
    • Politics
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
INTISARIMAJALAH.COM > Blog > Kawula Muda > SMAN 1 Pontianak Sampaikan Permohonan Maaf Ke Publik Atas Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar
Kawula MudaRilisviral

SMAN 1 Pontianak Sampaikan Permohonan Maaf Ke Publik Atas Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

Redaksi
Last updated: 16/05/2026 08:24
By Redaksi
4 Min Read
Share
SHARE

intisarimajalah.com/ — Juara Tanpa Piala, Tak Ada Tanding Ulang untuk Kehormatan

Keputusan itu datang justru ketika publik menunggu babak baru.

Setelah polemik penilaian Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat memancing perhatian nasional, pimpinan MPR RI memutuskan final akan diulang.

Publik membayangkan sebuah rematch panas: dua sekolah kembali berhadapan membawa keberatan, amarah, sekaligus hasrat pembuktian.

Apa lacur, alur cerita berubah mendadak. SMA Negeri 1 Pontianak resmi menolak mengikuti tanding ulang.

Pernyataan itu disampaikan langsung Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, melalui akun Instagram resmi sekolah pada Kamis, 14 Mei 2026.

Dalam unggahan tersebut, sekolah menegaskan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan ulang final sebagaimana diumumkan MPR RI.

Keputusan itu mengejutkan banyak pihak. Sebab sebelumnya publik memperkirakan SMAN 1 Pontianak akan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membuktikan keberatan mereka atas hasil penilaian final.

Alih-alih menuntut kemenangan baru, sekolah itu justru memilih menerima hasil yang telah ditetapkan. Mereka bahkan menyatakan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas untuk mewakili Kalimantan Barat ke tingkat nasional.

Di titik itulah arah percakapan publik berubah.

Polemik yang semula dipenuhi tuntutan koreksi perlahan bergeser menjadi diskusi tentang martabat, integritas, dan etika pendidikan. Di media sosial, simpati mulai mengalir bukan kepada pihak yang menang, melainkan kepada mereka yang memilih berhenti bertarung.

Final LCC Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat sebelumnya digelar pada 9 Mei 2026.

Kontroversi muncul pada babak penentuan ketika jawaban peserta SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra, dianggap benar oleh banyak pihak, namun dinyatakan salah oleh dewan juri.

Potongan video momen itu cepat menyebar di media sosial. Kritik publik membesar. Warganet mempertanyakan objektivitas penilaian. Desakan evaluasi mengalir hingga ke pimpinan MPR RI.

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, kemudian memastikan final tingkat provinsi itu akan diulang.

“Lomba Cerdas Cermat di tingkat Kalimantan Barat yang final akan kita lakukan ulang pada waktu yang akan segera diputuskan secepatnya,” kata Muzani di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.

Ia juga mengakui adanya kekurangan dalam penyelenggaraan lomba tersebut.

“Kami semuanya memahami ada kekurangan, ada keterbatasan, ada kekhilafan dalam penyelenggaraan itu,” ujarnya.

Bagi sebagian pihak, keputusan mengulang final dianggap jalan tengah paling aman. Tetapi SMAN 1 Pontianak memilih arah berbeda.

Dalam pernyataan resminya, sekolah itu menyampaikan delapan poin sikap. Salah satu poin menegaskan bahwa sejak awal mereka tidak pernah berniat membatalkan hasil lomba.

“Sejak awal SMAN 1 Pontianak tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan semata-mata untuk memperoleh kejelasan melalui klarifikasi terhadap poin-poin yang dipersoalkan,” tulis pihak sekolah.

Sekolah itu juga menegaskan bahwa langkah yang mereka tempuh bukan ditujukan untuk menyerang lembaga penyelenggara, dewan juri, ataupun pihak tertentu. Fokus mereka, kata pernyataan tersebut, hanya menjaga prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas dalam dunia pendidikan.

Pernyataan itu terasa seperti epilog yang tenang setelah beberapa hari kegaduhan.

SMAN 1 Pontianak bahkan menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas polemik yang berkembang. Mereka mengajak semua pihak kembali menjaga semangat persatuan dan kebersamaan.

Di tengah kultur kompetisi yang kerap memuja kemenangan di atas segalanya, langkah itu terasa janggal sekaligus langka.

Mereka meninggalkan peluang merebut trofi demi mempertahankan posisi moral.

Dengan mundurnya SMAN 1 Pontianak, pertandingan ulang yang semula diharapkan menjadi arena pembuktian berubah menjadi refleksi tentang makna kompetisi itu sendiri.

Sebab pada akhirnya, tidak semua kemenangan ditentukan oleh papan skor.

Di mata banyak orang, SMAN 1 Pontianak mungkin tidak membawa pulang piala. Tetapi mereka memperoleh sesuatu yang jauh lebih sulit diraih dalam dunia yang bising oleh ambisi: simpati dan penghormatan.

Di atas kemenangan, ada martabat.

Dan di tengah riuh perebutan juara, SMAN 1 Pontianak memilih pulang membawa kehormatan.

  • https://www.hariankami.com/profile-kami/23617132331/tak-ada-tanding-ulang-untuk-kehormatan-bahkan-menyatakan-dukungan-penuh-kepada-sman-1-sambas

You Might Also Like

Hercules dan Maruarar Sirait Berdebat soal Lahan Tanah Abang untuk Rusun Rakyat
Pekan Ekowisata The Meru Edisi ke-4: Dari Bali, Pariwisata Regeneratif Dideklarasikan
Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian di Timur Tengah
Prabowo bertemu Dalio, Kode Untuk Soros
Diskusi Meja Bundar Presiden Prabowo Dengan Jurnalis, Pengamat dan Pakar Bahas Apa?
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Munas HIPMI Munas HIPMI XVIII di Ujung Krisis? Ultimatum 2×24 Jam dan Aroma Intervensi Kekuasaan Mulai Mengoyak Organisasi
Next Article 1.061 KDKMP Beroperasi, Prabowo: Ada Sembako, Elpiji, Pupuk, Obat hingga Kredit Murah

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Bullying
ETIKET: Adab Berkata-kata Ada Atasan, Ada Bawahan
Budaya
Dari Brankas Dua Meter Cafe de’Clan: Jejak ASABRI, Batu Bara, Krakatau Steel, hingga Bayang-Bayang Konflik Aparat
Hukum
HP Hilang atau Dicuri? Jangan Panik, Begini Cara Mengamankan WhatsApp Agar Tidak Disalahgunakan
Ekonomi
Yusril Ihza Mahendra: Ketika Politik Bertemu Filsafat
Tokoh
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?