By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
INTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COM
  • Home
    • Home 2
    • Home 3Hot
    • Home 4
    • Home 5New
  • Economy
    Economy
    Show More
    Top News
    Latest News
  • World
    WorldShow More
  • Us Today
    Us TodayShow More
  • Pages
    • 404 Page
    • Search Page
  • Join Us
Reading: Lebih dari 900 Jamaah Padati Mugaba, Ade Supandi Serukan Akhlakul Karimah
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COM
  • Us Today
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
  • Politics
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Us Today
    • World
    • Economy
    • Industry
    • Business
    • Politics
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
INTISARIMAJALAH.COM > Blog > Tokoh > Lebih dari 900 Jamaah Padati Mugaba, Ade Supandi Serukan Akhlakul Karimah
Tokoh

Lebih dari 900 Jamaah Padati Mugaba, Ade Supandi Serukan Akhlakul Karimah

Redaksi
Last updated: 13/04/2026 07:50
By Redaksi
4 Min Read
Share
foto: dok majmussunda.id/
SHARE

intisarimajalah.com/ — Lebih dari 900 Jamaah Padati Mugaba, Ade Supandi Serukan Akhlakul Karimah

Suasana pagi di kawasan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Minggu, 12 April 2026, terasa berbeda. Di halaman Museum Galeri Bahari (Mugaba), Banuraja RW 09, Desa Pangauban, ratusan orang berdatangan sejak dini hari.

Contents
intisarimajalah.com/ — Lebih dari 900 Jamaah Padati Mugaba, Ade Supandi Serukan Akhlakul KarimahDalam ruang yang sama, identitas sosial melebur dalam satu tarikan napas keagamaan.

Mereka datang dari berbagai penjuru, memenuhi ruang yang perlahan sesak oleh lebih dari 900 jamaah. Agenda mereka satu: Halal Bihalal dan istighosah bulanan yang digelar Majelis Taklim Bani Thoha.

Acara ini bukan sekadar pertemuan rutin. Ia menjadi simpul perjumpaan berbagai elemen: tokoh agama, aparat keamanan, birokrat, hingga organisasi otonom Nahdlatul Ulama seperti GP Ansor, Fatayat, dan Muslimat.

Dalam ruang yang sama, identitas sosial melebur dalam satu tarikan napas keagamaan.

Pemilik Mugaba, Ade Supandi, membuka acara dengan nada hangat, namun sarat pesan. Ia menegaskan bahwa pertemuan semacam ini bukan hanya ritual tahunan, melainkan upaya merawat fondasi moral masyarakat.

“Kita berkumpul di sini untuk mempererat silaturahmi dan mengamalkan ajaran Nabi Muhammad SAW—menyempurnakan akhlak manusia,” kata Ade.

Mantan KSAL ini menyebut, pengajian tidak berhenti pada ruang ibadah, melainkan harus menjalar ke kehidupan keluarga, masyarakat, hingga negara.

Ade juga menyelipkan visi yang lebih luas tentang Mugaba. Bagi dia, museum ini bukan sekadar ruang pamer, melainkan pusat edukasi yang menghubungkan sejarah Sunda, wawasan kemaritiman, dan nilai-nilai kearifan lokal.

Sebuah upaya mengikat identitas budaya dengan kesadaran kebangsaan.

Di sisi lain, pemerintah daerah melihat kegiatan ini sebagai energi sosial yang penting. Wakil Bupati Bandung Barat yang berhalangan hadir diwakili Camat Batujajar, Andi M. Hikmat.

Dalam sambutannya, Andi menyoroti peran tokoh masyarakat seperti Ade Supandi dalam memperkuat kohesi sosial.

“Ini wujud nyata sinergi antara tokoh bangsa dan masyarakat dalam memperkuat nilai kebersamaan dan keagamaan,” ujarnya.

Momentum itu sekaligus dimanfaatkan Andi untuk memperkenalkan visi pembangunan daerah “AMANAH”—Agamis, Maju, Adaptif, Nyaman, Aspiratif, dan Harmonis—yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Bandung Barat. Pilar “Agamis”, kata dia, tidak bisa dilepaskan dari praktik sosial seperti istighosah.

“Istighosah adalah instrumen penting dalam membangun fondasi itu,” katanya.

Rangkaian acara mencapai puncaknya saat doa bersama dipimpin Sopyan Yahya.

Lantunan Surah Al-Fatihah, Asmaul Husna, dan Yasin menggema, menghadirkan suasana yang khidmat sekaligus intim. Doa dipersembahkan, antara lain, untuk almarhumah Djuhaeriah, ibunda Ade Supandi.

Dalam tausiyahnya, Sopyan Yahya menyoroti kehadiran lintas elemen—dari aparat militer hingga pejabat sipil—sebagai peristiwa yang jarang terjadi. Ia mengingatkan bahwa di balik keragaman posisi sosial, manusia tetap setara di hadapan kefanaan.

“Seseorang meninggal tidak membawa sertifikat tanah atau harta. Maka perbanyak amal saleh dan jaga hubungan dengan sesama,” ujarnya.

Pesan itu mengendap di antara jamaah yang duduk bersila, sebagian menunduk, sebagian memejamkan mata.

Acara ditutup dengan ramah tamah. Di sela hidangan sederhana, percakapan mengalir ringan—tentang keluarga, pekerjaan, hingga rencana pengajian berikutnya. Mereka pulang tanpa membawa sesuatu yang kasatmata, kecuali perasaan yang lebih lapang dan ikatan sosial yang diperbarui.

Di tengah riuhnya zaman, pertemuan seperti ini mengingatkan: kekuatan masyarakat tidak hanya dibangun dari kebijakan, tetapi juga dari kebersamaan yang dirawat dalam diam.

  • Klik juga: https://www.hariankami.com/keuangan-kami/23616991007/900-jamaah-hadiri-halal-bihalal-dan-istighosah-di-batujajar-tekankan-silaturahmi-dan-nilai-keagamaan

 

You Might Also Like

Nita Gunawan Dengan Cheongsam Biru Muda
Negeri yang Bertengkar dengan Bayangannya, Oleh: SS Budi Raharjo MM (Pengamat Sosial)
Rapat Zoom di Ujung Pekan: Pemerintah Menjaga Ekonomi di Tengah Bayang Gejolak Global
Acara Pisah Sambut Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BAKOM RI) dari Angga Raka Prabowo ke M Qodari
Wawancara Khusus dengan Anang Iskandar: ‘Lapas Jadi Pasar, Kita Salah Arah Menangani Penyalahguna’
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Negara Amankan Rp11,42 T dari Penertiban Perkebunan dan Tambang Ilegal, Prabowo: Kerja yang Tak Mudah
Next Article Ini Tipe atau Karakter Orang di Media Sosial, Anda Tipe Yang mana?

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Bullying
ETIKET: Adab Berkata-kata Ada Atasan, Ada Bawahan
Budaya
Dari Brankas Dua Meter Cafe de’Clan: Jejak ASABRI, Batu Bara, Krakatau Steel, hingga Bayang-Bayang Konflik Aparat
Hukum
HP Hilang atau Dicuri? Jangan Panik, Begini Cara Mengamankan WhatsApp Agar Tidak Disalahgunakan
Ekonomi
Yusril Ihza Mahendra: Ketika Politik Bertemu Filsafat
Tokoh
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?