By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
INTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COM
  • Home
    • Home 2
    • Home 3Hot
    • Home 4
    • Home 5New
  • Economy
    Economy
    Show More
    Top News
    Latest News
  • World
    WorldShow More
  • Us Today
    Us TodayShow More
  • Pages
    • 404 Page
    • Search Page
  • Join Us
Reading: Kolom Safir Senduk Berjudul: Dibuang Sayang!
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COM
  • Us Today
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
  • Politics
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Us Today
    • World
    • Economy
    • Industry
    • Business
    • Politics
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
INTISARIMAJALAH.COM > Blog > Kolom > Kolom Safir Senduk Berjudul: Dibuang Sayang!
Kolom

Kolom Safir Senduk Berjudul: Dibuang Sayang!

Redaksi
Last updated: 26/04/2026 00:08
By Redaksi
4 Min Read
Share
SHARE

intisarimajalah.com/ — Anda punya keahlian? Pertanyaan yang kacau? Ho-ho-ho…. Jangan marah dulu, Bung!

 Saya mengerti Anda memang punya keahlian. Bahkan sebenarnya keahlian Anda tidak hanya satu, tapi sampai beberapa sekaligus. Masalahnya, kebanyakan dari Anda sering menggunakan keahlian itu satu-dua saja di tempat kerja.
 
Keahlian Anda di bidang teknik komputer dan bercas-cis-cus Inggris mungkin terpakai. Tapi bagaimana dengan keahlian lain, seperti bidang manajemen, sumber daya manusia, atau apa pun itu?
Saya bahkan punya teman yang bersekolah di teknik industri tapi bekerjanya malah di bidang konsultasi perilaku organisasi. Teknik industrinya enggak terpakai, dong?

Saran saya, daripada menggunakan sebagian kecil saja dari sejumlah keahlian Anda di tempat sekarang, mengapa tidak memanfaatkan keahlian itu untuk menangguk pendapatan lain?

Contents
intisarimajalah.com/ — Anda punya keahlian? Pertanyaan yang kacau? Ho-ho-ho…. Jangan marah dulu, Bung! 1.  Kenali Keahlian!             2.       Rencana Sistem Bisnis            3.       Now or Never!            4.       Pintar Berpromosi
Maksud loe?
Iya, seorang teman saya yang bekerja di bidang manajemen bisa meraih penghasilan tambahan dengan mengajar bahasa. Seorang lagi yang bekerja di media cetak kerap memanfaatkan keahlian risetnya untuk dijual ke sejumlah perusahaan riset. Tentu saja saku mereka makin menggelembung.

Mau tahu caranya? Ini dia….

 1.  Kenali Keahlian!

Ada sejumlah pihak yang mungkin bisa membantu mengenali keahlian Anda:

            a.       Tanya Teman

Tak usah mungkir, tak jarang teman Anda lebih bisa melihat keahlian Anda. Teman Anda mungkin dengan pede-nya bilang, “Hei, kamu tuh punya keahlian public speaking. Nyadar enggak, sih?” Mengapa begitu? Sederhana saja: kadang-kadang rumput tetangga terlihat lebih hijau daripada rumput sendiri. Ya toh?

            b.      Tanya Pakar

Jangan malu berkonsultasi ke psikolog. Biasanya psikolog lebih ahli mengenali sisi yang paling menonjol dari Anda yang mungkin bisa dijual. Ayolah, masak sudah setua ini Anda tak punya teman psikolog? Wong lulusan psikologi bejibun, kok!

            c.       Evaluasi Diri

Terkadang pekerjaan dulu bisa menjadi keahlian yang menjual. Misalnya, sekarang Anda bekerja di bagian keuangan, tapi dulu Anda pernah tiga tahun bekerja di media cetak. Seharusnya Anda masih memiliki keahlian tulis-menulis yang bisa dijual, kan?

             2.       Rencana Sistem Bisnis

Selanjutnya menentukan sistem bisnis, terutama apakah Anda melakukannya sendiri atau akan membentuk tim yang diarahkan ke pendirian usaha baru. Contohnya, kalau punya keahlian administrasi kantor, Anda bisa menjual jasa konsultasi administrasi kantor.

Caranya terserah. Bisa sendirian (freelance misalnya) atau membentuk tim (seperti membuka kantor dengan 3-4 orang teman). 

            3.       Now or Never!

Kebanyakan problem orang Indonesia tidak proaktif. Aduh, Mas, ratusan kali saya bertemu dengan orang yang dari dulu punya cita-cita ingin membuka sebuah bisnis.

Yang kemudian ia lakukan hanya rajin menonton acara bisnis di televisi dan membaca majalah bisnis sambil berdecak kagum.

 Coba tebak, setelah bertahun-tahun, ketika saya menemuinya lagi, ia menjawab, “Saya belum buka. Sudah gitu, modalnya belum cukup.” Sudahlah, bilang saja takut…, T-A-K-U-T…!

 Hei, Bung! Saatnya menutup sebentar segala buku bisnis yang Anda baca. Langsung praktik dengan cara LAKUKAN SEKARANG JUGA! Jangan tunggu besok. 

            4.       Pintar Berpromosi

Anda harus pintar-pintar berpromosi. Promosi tidak harus dengan memasang iklan di media massa. Alternatif promosi yang mungkin lebih murah tapi memberikan efek cukup besar bisa pula dilakukan.

Contohnya, mengapa tidak memanfaatkan fasilitas mailing list di Internet? Atau rajin ke acara-acara workshop atau seminar agar bisa bertukar kartu nama?

Beberapa rekan saya yang kini menjadi public speaker dulu mempromosikan keahliannya dengan gratis terlebih dulu.

 Eit, jangan sayang ilmu, lo!

Ketimbang keluar uang untuk memasang iklan, mendingan kasih jasa gratis dulu.

Enggak usah khawatir rugi. Toh, ilmu gratis itu memang keahlian Anda. Jika Anda pintar berpromosi, keahlian Anda akan lebih cepat dikenal. Bukan begitu?

BACA JUGA: majalah MATRA edisi DESEMBER 2024, Klik ini

 

You Might Also Like

Mengkriminalkan dan Mempidanakan Penyalahguna Adalah Kebijakan Hukum Yang Keliru
 Memahami dan Menghadapi Cyberbullying serta Cyberstalking di Era Digital, Oleh: Ardi Sutedja K
SS Budi Raharjo MM: Kiat Menjadi Orang Kreatif
Satu Taksi, Dua Kereta, dan Satu Pertanyaan Besar: Kenapa Bisa Jadi Tragedi?
Lanjutan dari Komisi Percepatan Reformasi Polri, Oleh: Laksamana Sukardi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Menkeu Beberkan Kondisi APBN: Uang Kita Masih Banyak
Next Article Siklus Moneter

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Bullying
ETIKET: Adab Berkata-kata Ada Atasan, Ada Bawahan
Budaya
Dari Brankas Dua Meter Cafe de’Clan: Jejak ASABRI, Batu Bara, Krakatau Steel, hingga Bayang-Bayang Konflik Aparat
Hukum
HP Hilang atau Dicuri? Jangan Panik, Begini Cara Mengamankan WhatsApp Agar Tidak Disalahgunakan
Ekonomi
Yusril Ihza Mahendra: Ketika Politik Bertemu Filsafat
Tokoh
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?