By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
INTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COM
  • Home
    • Home 2
    • Home 3Hot
    • Home 4
    • Home 5New
  • Economy
    Economy
    Show More
    Top News
    Latest News
  • World
    WorldShow More
  • Us Today
    Us TodayShow More
  • Pages
    • 404 Page
    • Search Page
  • Join Us
Reading: Badan Komunikasi Pemerintah atau Bakom RI kini Gandeng New Media Forum
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COM
  • Us Today
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
  • Politics
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Us Today
    • World
    • Economy
    • Industry
    • Business
    • Politics
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
INTISARIMAJALAH.COM > Blog > Berita > Badan Komunikasi Pemerintah atau Bakom RI kini Gandeng New Media Forum
BeritaHiburan KekinianKawula MudaKomunitasviral

Badan Komunikasi Pemerintah atau Bakom RI kini Gandeng New Media Forum

Redaksi
Last updated: 06/05/2026 18:28
By Redaksi
5 Min Read
Share
SHARE

intisarimajalah.com/ — Di tengah pergeseran lanskap media digital yang makin cair, pemerintah mulai membuka ruang lebih luas bagi kelompok media baru yang selama ini bergerak di luar arus utama media konvensional.

Badan Komunikasi Pemerintah atau Bakom RI kini menggandeng New Media Forum sebagai mitra komunikasi publik pemerintah.

Forum ini menghimpun para pelaku media digital yang belakangan dikenal dengan istilah homeless media—kanal media berbasis komunitas dan media sosial yang tumbuh tanpa afiliasi langsung dengan korporasi pers konvensional, tetapi memiliki jangkauan publik yang besar.

Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari, mengatakan langkah merangkul New Media dilakukan sebagai respons atas perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang kini bergeser ke platform digital.

“Keberadaan teman-teman New Media mencerminkan upaya Bakom untuk menjangkau publik seluas-luasnya, tidak hanya melalui media konvensional, tetapi juga melalui kanal-kanal digital yang pada hari ini telah menjadi realita komunikasi digital sebagai bentuk perkembangan teknologi dan sosial kemasyarakatan,” kata Qodari.

Menurut dia, New Media Forum merupakan wadah kolaborasi sejumlah pelaku media digital yang sebelumnya kerap disebut homeless media, namun kini mulai bertransformasi menjadi entitas media baru dengan struktur yang lebih jelas.

Sejumlah platform yang tergabung di dalamnya antara lain Folkative, Indozone, Dagelan, Indomusikgram, Infipop, USS Feeds, Bapak-bapak ID, Menjadi Manusia, GNFI, Creativox, Kok Bisa, Taubatters, Pandemictalks, Kawan Hawa, Volix, Ngomongin Uang, Big Alpha, Goodstats, Hai Dudu, Proud Project, Kumpul Leaders, CXO Media, The Mapple Media, Melodi Alam, Mahasiswa dan Jakarta, hingga Mature Indonesia.

Di mata pemerintah, kekuatan utama New Media terletak pada daya jangkaunya. Qodari menyebut sebagian kanal digital tersebut memiliki pengikut hingga puluhan juta akun, dengan total tayangan bulanan yang mencapai miliaran.

Fenomena itu, kata dia, tak bisa lagi dipandang sebagai pelengkap ekosistem media. New Media telah menjadi ruang komunikasi publik yang nyata dan memengaruhi pembentukan opini masyarakat, terutama generasi muda yang semakin jarang mengakses media arus utama.

Hanya saja, Qodari mengakui masih ada sejumlah persoalan mendasar yang membayangi perkembangan media digital tersebut. Salah satunya menyangkut standar jurnalistik dan hubungan mereka dengan media konvensional maupun lembaga pers seperti Dewan Pers.

Prinsip keberimbangan informasi atau cover both side menjadi salah satu perhatian utama pemerintah. Ia menilai mekanisme itu masih menjadi tantangan bagi sebagian platform New Media yang bergerak cepat mengikuti ritme media sosial.

Karena itu, Bakom menilai pendekatan yang lebih efektif bukanlah menjaga jarak, melainkan membangun komunikasi dan penguatan kapasitas bersama.

“Pandangan kami, New Media harus dirangkul agar dapat meningkatkan kualitas dan standar agar produk dari New Media ini makin berkualitas seperti halnya media konvensional,” ujar Qodari.

Ia menambahkan, sebagian unsur kelembagaan New Media sebenarnya sudah mulai terbentuk. Banyak platform kini telah memiliki badan usaha, struktur redaksi, hingga alamat kantor yang jelas—sesuatu yang membedakan mereka dari akun media sosial anonim biasa.

Bagi pemerintah, kondisi itu membuka peluang untuk membangun pola komunikasi publik yang lebih adaptif terhadap perubahan perilaku audiens digital.

Di saat kepercayaan publik terhadap media arus utama mengalami fragmentasi, kanal-kanal New Media justru tumbuh melalui kedekatan emosional, bahasa populer, dan distribusi konten yang lebih cair.

“Dengan realita bahwa New Media sudah punya followers yang cukup besar, mungkin bisa sampai 100 juta dengan views yang bisa mencapai angka miliaran, 4 sampai 6 miliar satu bulan, hemat kami yang terbaik adalah kita bisa engage agar membuat kualitas New Media semakin meningkat,” kata Qodari.

Langkah Bakom menggandeng New Media Forum menandai perubahan pendekatan pemerintah terhadap ekosistem komunikasi digital: dari sekadar pengawasan menuju kolaborasi.

Di tengah banjir informasi dan persaingan narasi di ruang digital, pemerintah tampaknya mulai menyadari bahwa pengaruh publik hari ini tidak lagi hanya dibentuk newsroom besar, tetapi juga oleh kanal-kanal media baru yang lahir dari algoritma dan komunitas internet.

Maka ramailah jagat raya media sosial, tentang nama-nama media homeless di bawah ini apakah akan menjadi buzzer pemerintah?

Adapun nama yang disebut sebagai Media buzzer yang jadi mitra pemerintah yang ramai diperbincangkan adalah ini:

-Folkative
-Indozone
-Dagelan
-Indomusikgram
-Infipop
-Narasi
-Muslimvlog
-USS Feeds
-Bapakbapak. ID-
-Menjadimanusia
-GNFI
-Creativox
-Kok Bisa
-Taubaters
-Pandemic Talks
-TaubaTers
-Kawan Hawa
-Folix-
-Ngomongin Uang
-Big Alpha
-Good States
-Hai Dulu
-Proud Project
-Vibes
-Unframe
-Kumpul Leaders
-CXO Media
-Volix Media
-How To Do Nothing
-Everless Media
-Geometry Media
-Folks Diary
-Dream
-Melodi Alam
-NKTSHI
-Modestalk
-Lead Media
-Nalar TV
-Mahasiswa dan Jakarta
-North West

  • klik juga: Badan Komunikasi Pemerintah atau Bakom RI kini menggandeng Homeless Media, Ada Apa? – Harian Kami

You Might Also Like

Kepala Bakom RI: Buku Saku 0% adalah Semangat Besar Prabowo Hilangkan Kemiskinan di Indonesia
Perry Tristianto Tedja: Membangun Pariwisata di Era Digital dengan Sentuhan Hospitality
Bakom RI Mengklarifikasi Dan Beberkan Kronologi Audiensi New Media dan Organisasi INMF
Wawancara Khusus dengan Anang Iskandar: ‘Lapas Jadi Pasar, Kita Salah Arah Menangani Penyalahguna’
Tanpa Voting, Purnomo Yusgiantoro Pimpin IKAL Lemhannas
TAGGED:#BadanKomunikasiPemerintah#BAKOMRIenggandeng New Media
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Likuidasi PT Segar Rasa Nusantara: Princess Hillary, S.H., Konsultan Hukum Mylaw Indonesia, Soroti Risiko Penunjukkan Direksi Sebagai Likuidator
Next Article Benarkah Berhubungan Seks Bisa Sembuhkan Penyakit?

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Bullying
ETIKET: Adab Berkata-kata Ada Atasan, Ada Bawahan
Budaya
Dari Brankas Dua Meter Cafe de’Clan: Jejak ASABRI, Batu Bara, Krakatau Steel, hingga Bayang-Bayang Konflik Aparat
Hukum
HP Hilang atau Dicuri? Jangan Panik, Begini Cara Mengamankan WhatsApp Agar Tidak Disalahgunakan
Ekonomi
Yusril Ihza Mahendra: Ketika Politik Bertemu Filsafat
Tokoh
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?