By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
INTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COM
  • Home
    • Home 2
    • Home 3Hot
    • Home 4
    • Home 5New
  • Economy
    Economy
    Show More
    Top News
    Latest News
  • World
    WorldShow More
  • Us Today
    Us TodayShow More
  • Pages
    • 404 Page
    • Search Page
  • Join Us
Reading: Dress Code
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COM
  • Us Today
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
  • Politics
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Us Today
    • World
    • Economy
    • Industry
    • Business
    • Politics
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
INTISARIMAJALAH.COM > Blog > Komunitas > Dress Code
Komunitas

Dress Code

Redaksi
Last updated: 23/04/2026 03:24
By Redaksi
4 Min Read
Share
SHARE

intisarimajalah.com/ — Para aktor Hollywood, terutama yang berusia muda, beberapa tahun belakangan ini tidak lagi mengenakan tuksedo dalam acara penyerahan Academy Award.

Busana hitam-putih dengan dasi kupu-kupu ini hanya dikenakan para aktor senior dan gentlemen.

Para aktor muda Hollywood yang kerap menjadi trendsetter lebih suka mengenakan jas hitam, pantalon hitam, dan dasi hitam polos yang diikat dengan cara Windsor atau four-in-hand untuk hadir ke acara formal itu.

Untuk acara black tie seperti penyerahan Academy Award, selayaknya para tamu pria datang dengan tuksedo.

Tapi, busana mirip penguin ini memang lebih rumit pemakaiannya, karena perlu dilengkapi cummerbund (ikat pinggang sutra berlipit-lipit), pantalon dengan garis sutra hitam pada bagian sampingnya, dan sepatu tanpa hak.

Itu sebabnya busana ini menjadi kurang disukai.

Alhasil, trend pun berubah. Setelan jas hitam dengan dasi hitam polos bersimpul Windsor atau four in hand dianggap sudah cukup sopan untuk menggantikan tuksedo.

Dress code sebenarnya dibuat agar tamu tidak salah kostum. Untuk menghargai si pengundang atau penyelenggara acara, para tamu perlu datang dengan busana yang sesuai dengan dress code yang dicantumkan pada undangan.

Tapi, bila dress code tidak dicantumkan, kostum apa yang sebaiknya dikenakan untuk acara pesta?

Tergantung jenis pestanya.

Kalau Anda ragu, lebih baik Anda menelepon si pengundang untuk menanyakan busana apa yang ia harapkan dikenakan para tamunya, sekaligus mengonfirmasikan kehadiran Anda.

Jika si pengundang sulit dihubungi, Anda bisa menentukan busana Anda dengan berpatokan pada tempat acara, mata acara, siapa yang mengundang, dan waktu acara tersebut diselenggarakan.

Dari informasi yang tertera pada undangan, Anda bisa memperkirakan siapa saja yang diundang.

Bila Anda diundang untuk hadir dalam acara cocktail party dengan teman-teman, acara ini menjadi tidak formal, sehingga busana pun tidak perlu formal.

Tapi, cocktail party bisa menjadi acara yang formal bila diselenggarakan di Istana Negara, atau di rumah duta besar yang dihadiri para diplomat dari berbagai negara. Jika diundang di tempat seperti ini, Anda diharapkan datang dengan jas gelap.

Di bawah ini adalah dress code yang biasa dicantumkan pada undangan:

Casual (kasual). Tidak dibutuhkan dasi, tapi Anda tetap perlu berbusana rapi.

Black Tie Optional. Setelan jas hitam atau pun tuksedo bisa dikenakan. Tapi, lebih baik Anda memilih setelan jas hitam dengan kemeja putih.

Black Tie. Acara formal, dan para pria diharapkan datang mengenakan tuksedo.

White Tie. Acara ini sangat formal, dan dibutuhkan tailcoat (jas hitam yang panjangnya sampai di belakang lutut), dasi kupu-kupu putih dan, rompi putih.

Busana warna gelap lebih formal daripada busana warna terang. Busana berbahan halus dan mengilap tampak lebih formal ketimbang busana berbahan agak kasar dan tidak mengilap.

Jadi, kemeja sutra tampak lebih formal daripada kemeja katun atau denim.

Kemeja dengan model double cuff (lipatan balik pada manset lengan) tampak lebih formal daripada kemeja single cuff. Kemeja kotak-kotak kecil tampak lebih formal daripada kemeja kotak-kotak besar.

Jas atau kemeja bergaris tipis dan halus tampak lebih formal daripada yang bergaris renggang dan tebal.

Dasi bermotif teratur (simetris) dan berulang (repeat pattern) tampak lebih formal ketimbang dasi yang motifnya tidak teratur.

Ikat pinggang hitam tampak lebih formal daripada ikat pinggang cokelat.

Sepatu hitam tampak lebih formal dibandingkan dengan sepatu cokelat. Sepatu bersol kulit tampak lebih formal daripada sepatu bersol karet. Kaus kaki sutra tampak lebih formal ketimbang kaus kaki katun yang tebal.

Aksesori berwarna keemasan tampak lebih formal daripada aksesori berwarna keperakan.

Arloji tipis lebih formal daripada arloji tebal. Arloji dengan angka-angka analog tampak lebih formal ketimbang arloji dengan angka digital.

Dengan mengetahui dress code dan karakter busana serta aksesorinya, Anda pun siap pergi ke pesta tanpa risiko salah kostum.

baca juga: Majalah MATRA edisi cetak terbaru — klik ini

You Might Also Like

Sssst, Ini Kode Rahasia!
Kunjungan Lebaran Kuatkan Ekonomi UMKM dan Pelaku Usaha di IKN
Hidup untuk Kerja atau Kerja untuk Hidup?
Badan Komunikasi Pemerintah atau Bakom RI kini Gandeng New Media Forum
Hidup Ini Adalah Kesempatan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Cara Kerja Otak Pria dan Wanita Dalam Melihat Cinta
Next Article Perhumas PR Meet and Brew di Other Half Cafe, Jumat 24 April 2026
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Bullying
ETIKET: Adab Berkata-kata Ada Atasan, Ada Bawahan
Budaya
Dari Brankas Dua Meter Cafe de’Clan: Jejak ASABRI, Batu Bara, Krakatau Steel, hingga Bayang-Bayang Konflik Aparat
Hukum
HP Hilang atau Dicuri? Jangan Panik, Begini Cara Mengamankan WhatsApp Agar Tidak Disalahgunakan
Ekonomi
Yusril Ihza Mahendra: Ketika Politik Bertemu Filsafat
Tokoh
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?