By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
INTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COM
  • Home
    • Home 2
    • Home 3Hot
    • Home 4
    • Home 5New
  • Economy
    Economy
    Show More
    Top News
    Latest News
  • World
    WorldShow More
  • Us Today
    Us TodayShow More
  • Pages
    • 404 Page
    • Search Page
  • Join Us
Reading: Tidur Sambil Membawa Emosi Negatif Yang Datangkan Penyakit, Benarkah?
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INTISARIMAJALAH.COMINTISARIMAJALAH.COM
  • Us Today
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
  • Politics
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5
  • Categories
    • Us Today
    • World
    • Economy
    • Industry
    • Business
    • Politics
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
INTISARIMAJALAH.COM > Blog > internasional > Tidur Sambil Membawa Emosi Negatif Yang Datangkan Penyakit, Benarkah?
internasional

Tidur Sambil Membawa Emosi Negatif Yang Datangkan Penyakit, Benarkah?

Redaksi
Last updated: 08/06/2026 05:10
By Redaksi
3 Min Read
Share
SHARE

intisarimajalah.com/ — “Dying To Be Me”

KISAH dalam buku “Dying to be me”, inilah sebuah kisah yang menyadarkan kita semua tentang siapa diri kita sesungguhnya, untuk apa kita hidup di dunia, dan bagaimana harusnya kita mengatasi ketakutan dan kebencian pada diri sendiri yang sangat memengaruhi kehidupan.

Pada tahun 2006 seorang wanita di Singapura bernama Anita Moorjani mengalami koma selama 30 jam karena penyakit kanker sel darah putih yang dideritanya.

Seluruh organ tubuhnya tidak lagi berfungsi dan harapan hidupnya sangat kecil.

Namun tanpa diduga ia sadar dari komanya, sehingga dokter kembali melanjutkan pengobatan.

Seperti sebuah keajaiban, sejak peristiwa tersebut ia berangsur membaik. Hampir 70% kanker yang dideritanya menyusut dan sirna dalam hitungan hari.

Bahkan dalam lima bulan ia dinyatakan sembuh dan hanya membutuhkan fisioterapi selama beberapa bulan berikutnya.

Pengalaman ini ditulisnya dalam buku berjudul “Dying to be Me” yang menjadi salah satu buku best seller versi New York Times.

Apa yang ia rasakan ketika mengalami koma tersebut?

Anita Moorjani bercerita bahwa ketika koma seolah ia mendapatkan pencerahan tentang penyebab semua penyakit ini. Yaitu biasaannya yang selalu “tidur sambil membawa emosi negatif.”

Ia berjanji pada dirinya sendiri apabila mendapat kesempatan kedua, ia akan perbaiki satu hal tersebut.

Ketika kemudian sadar, hidup kembali, maka mulailah ia mengubah kebiasaan tidurnya.

Setiap malam, Anita mengevaluasi diri sebelum tidur. Apakah pada siang tadi ada orang yang membuatnya marah? Maka ia segera memaafkan detik itu juga.

Apakah pada siang tadi ada peristiwa yang membuatnya kecewa? Maka ia segera merelakan hal itu menjadi bagian dari masa lalu.

Demikianlah semua emosi negatif seperti marah, dendam, kecewa, frustasi, dan sebagainya harus sudah dibuang dari pikirannya sebelum tidur.

Anita hanya akan tidur jika ia sudah penuh dengan emosi positif seperti tenang, damai, memaafkan, optimis, dan sebagainya.

Katanya, Saya sendiri pernah mendapatkan informasi ilmiah tentang hal ini, ternyata benar menurut pendapat banyak ilmuwan berdasar hasil penelitian di beberapa Universitas di Inggris dan China, bahwa tidur dengan emosi negatif menyebabkan sel-sel otak tak bekerja dengan baik.

Anda bisa mulai menutup mata sambil memaafkan semua orang yang berbuat salah pada Anda.
Diakhiri dengan mendoakan keluarga, saudara dan sahabat dengan kebahagiaan dan keberkahan.

Tidurlah seperti bayi yang tenang dan damai,
niscaya Anda akan mendapatkan healthy and quality sleep.
(Tidur yang sehat dan berkualitas) .

Semoga bermanfaat, & salam sehat

sumber: Sambas Sinergy 3 Whatsapps Group (Yansen)

 

You Might Also Like

Perang Hari ke-10: Retakan di Langit Timur Tengah
Tania ArtaWidjaya, Pilot Perempuan yang Menerbangkan Presiden ke Paris
Kepala Bakom RI: Buku Saku 0% adalah Semangat Besar Prabowo Hilangkan Kemiskinan di Indonesia
5th Promedia: Sang Pionir Ekosistem Media Digital Indonesia, Selamat Ulang Tahun Promedia Teknologi Indonesia!
Prabowo bertemu Dalio, Kode Untuk Soros
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Berpikir Positif Itu Harus
Next Article Pemerintah Pastikan DSI Kelola Ekspor Sumber Daya Alam Satu Pintu Secara Transparan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Bullying
ETIKET: Adab Berkata-kata Ada Atasan, Ada Bawahan
Budaya
Dari Brankas Dua Meter Cafe de’Clan: Jejak ASABRI, Batu Bara, Krakatau Steel, hingga Bayang-Bayang Konflik Aparat
Hukum
HP Hilang atau Dicuri? Jangan Panik, Begini Cara Mengamankan WhatsApp Agar Tidak Disalahgunakan
Ekonomi
Yusril Ihza Mahendra: Ketika Politik Bertemu Filsafat
Tokoh
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?